A. Materi


Citra vektor adalah gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut

vektor. Kumpulan dari beberapa garis dan kurva ini akan membentuk suatu obyek atau

gambar. Citra vektor merepresentasikan gambarnya tidak dengan menggunakan pixel,

melaikan dengan kurva dan garis yang didefinisikan dalam persamaan matematis.

Persamaan matematis tersebut disebut dengan vektor. Sebagai contoh menggambar

segitiga maka didefinisikan persamaan matematis dari segitiga sehingga membentuk garis

pembatas segitiga didalam garis pembatas tersebut diberi warna sehingga terbentuklah

bidang segitiga.

Beberapa format file citra vektor di antaranya: svg, eps, wmf , cdr dan lain

sebagainya.Gambar vektor tidak tergantung pada resolusi. Citra vektor dapat diperbesar

atau diperkecil ukuran gambar tanpa kehilangan detail gambarnya. Disamping itu gambar

vektor akan mempunyai ukuran file yang lebih kecil dan dapat diperbesar atau diperkecil

bentuknya tanpa merubah ukuran filenya.

Citra vektor dapat diolah dalam format 2 dimensi maupun 3 dimensi. Aplikasi

pengolah citra vektor 2 dimensi di antara lain corel draw, adobe ilustrator, freehand,

macromedia flash, Xara Extreme. Sedangkan aplikasi citra vektor yang diolah dalam

format 3 dimensi diantaranya Maya 3D, Strata 3D CX, Ulead COOL 3D, Swift 3D,

AutoCad, 3D Home Architect, google sketchup dan lain sebagainya.

Satu satu aplikasi pengolah citra vektor yang banyak digunakan oleh editor grafis

adalah CorelDraw. CorelDraw adalah editor citra/grafik vektor yang dikembangkan oleh

Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada.

1. CorelDraw


CorelDraw, pertama kali diluncurkan ada 1989. Aplikasi grafis vektor ini

diterima luas oleh masyarakat dan pada akhirnya corel hanya focus pada

pengembangan software. Beberapa inovasi untuk ilustrasi berbasis vektor pada

CorelDraw : Note-edit tool, stroke before fill, mesh fill dan sebagainya.

CorelDraw memiliki perbedaan aplikasi pengolah grafis vektor yang

lainnya. Perbedaan tersebut diantaranya CorelDraw adalah suatu paket software

grafis, bukan hanya sebuah editor gambar berbasis vektor. Peralatan – peralatan yang

ada memungkinkan penggunanya untuk mengatur kontras, keseimbangn warna

bahkanmengubah dari mode RGB (Red Green Blue) menjadi CMYK (Cyan Magenta

Yellow). Khusus untuk gambar bitmap dapat diubah dengan Corel PhotoPaint.

 Page Navigator

Page Navigator merupakan sekumpulan informasi dan tombol perintah untuk

pindah dari satu halaman (page) ke halaman lain.


 Color palettes

Fungsi dari color palattes adalah untuk memberi warna pada obyek . Warna bisa

diberikan pada bidang objek maupun garis tepi dari obyek.

 Toolbox

Toolbox adalah bagian yang memuat tombol-tombol perintah yang digunakan

untuk membuat dan memodifikasi objek.

Pada toolbox terdapat berbagai peralatan untuk menggambar atau membuat


desain. Ikon-ikon yang tampil hanyalah sebagian dari yang ada. Untuk melihat ikon-

ikon yang tersembunyi, klik pada ikon dengan durasi waktu yang agak lama, maka


akan tampil ikon-ikon yang tersembunyi. Adakalanya saat membuat obyek di lembar

kerja urutannya kurang sesuai dengan yang diinginkan, oleh karena itu diperlukan

untuk mengatur posisi dan urutan objek maksudnya adalah mengatur posisi objek

dari atas hingga bawah pada suatu objek yang bertumpuk/bertindih. Langkah –

langkah untuk mengatur posisi urutan objek adalah sebagai berikut :

 Klik Pick tool dan pilih objek, pada contoh dibawah obyek yang akan

diubah urutanya adalah obyek oval kecil dengan urutan paling belakang

(urutan ke 3) akan dipindah ke depan


 Pilih menu Arrange Order to front of page maka obyek akan bergeser

menjadi urutan paling depan


Perintah To Front Of Page dapat digantikan dengan shortcut key Ctrl+Home

 Untuk obyek menggeser menjadi urutan paling depan dapat pula menggunakan perintah

Arrange Order To Front Of Layer atau shortcut key Shift+PgUp .

Pada perintah Arrange Order , selain To Front Of Page dan To Front Of Layer

terdapat pula perintah lainnya yaitu :

 To Back Of Page atau Ctrl+End untuk memindah objek ke urutan paling bawah.


 To Back Of Layer atau Shift+PgDn untuk memindah objek ke urutan paling bawah.


 Forward One atau Ctrl+PgUp untuk memindah objek agar naik satu tingkat ke

depan


 Back One atau Ctrl+PgDn untuk memindah objek agar turun satu tingkat


 Reserve Order untuk membalik urutan seluruh objek terpilih.


 In Front Of untuk memindah objek di atas objek tertentu. Setelah memilih

perintah ini, akandiminta untuk memilih objek acuan untuk menentukan posisi

objek. Seperti contoh berikut, obyek yan akandigeser urutanya adalah oval kecil

kuning, akan digeser didepan oval besar orange


 Behind untuk memindah objek di bawah objek tertentu. Setelah memilih perintah

ini, kemudian akan diminta untuk memilih objek acuan untuk menentukan

posisi objek. Obyek kotak biru akan dipindah urutanya dibelakang oval kecil

kuning


Menggabung objek adalah menggabung beberapa objek menjadi objek tunggal.

Objek yang telah digabung masih dapat dipisah/dipecah kembali. Menggabung

obyek pada CorelDraw dapat dilakukan dengan perintah Combine dan weld.

Pada saat menggabung objek dengan Combine maka dua objek atau lebih

sehingga membentuk sebuah objek tunggal.Sedangkan dengan bila

menggunakan Weld maka menggabungkan beberapa objek menjadi sebuah

objek baru yang tidak dapat dipecah kembali.

Berikut ini akan dilakukan penggabungan obyek dengan menggunakan

perintah weld, adapun langkahnya adalah sebagai berikut :

 Klik Pick tool dan seleksi objek-objek yang akan digabung.


 Klik menu Arrange Shaping Weld


 Kemudian kedua objek tersebut akan digabung menjadi objek tunggal yang

warna tunggal(satu warna)


 Selain itu cara di atas, perintah weld dapat digunakan dengan jalan mengkliktombol

Weld pada property bar.


Penggabungan obyek menggunakan perintah combine dapat dilakukan

dengan jalan klik menu Arrange Combine, atau tekan Ctrl+L, atau tekan tombol

Combine pada property bar


Sehingga objek akan tergabung menjadi objek tunggal dengan perpotongan

antara objek-objek yang digabung akan berlubang, hal ini sedikit berbeda dengan

hasil penggabungan menggunakan weld.


Memotong objek suatu proses menghilangkan sebagian objek berdasarkan

objek pemotong, objek pemotong harus menindih di atas objek yang

dipotong.Pemotongan sebagian obyek pada corelDraw dapat dilakukan dengan

perintah trim dan simplfy.

Memotong objek dengan Trim adalah memotong objek dengan posisi objek

pemotong berada di atas objek yang akan dipotong. Langkah – langkah untuk

memotong objek menggunakan perintah Trim adalah sebagai berikut :

 Klik Pick tool dan pilih objek yang akan digunakan untuk memotong,

yaitu objek oval dan obyek yang akan dipotong adalah kotak


 Tekan Shift dan klik objek yang akan dipotong, yaitu objek kotak


 Klik menu Arrange Shaping Trim


 Atau klik tombol Trim pada property bar.


Selanjutnya, pindahkan posisi objek persegi untuk melihat hasil perpotongan


Selain dengan trims dapat pula dilakukan pemotongan dengan

simplify.Dengan perintah simplify digunakan untuk memotong objek yang telah

terletak di bawah objek lain. Jika terdapat tumpukkan objek lebih dari satu, maka


objek yang posisinya di atas akan memotong objek yang terletak di bawahnya.

Langkah untuk memotong objek dengan Simplify adalah sebagai berikut :

 Klik Pick tool dan pilih objek yang akan dipotong.


 Klik menu Arrange Shaping Simplify


 Atau tekan tombol saling memotong objek yang ada di bawahnya.


 Pindahkan objek-objek yang telah terpotong sehingga tampak seperti gambar berikut.


Suatu objek dapat dibuat dari objek lain dengan membuat objek baru

berdasarkan gabungan dari beberapa objek tanpa harus menghilangkan objek asli.

Membuat objek dari objek lain dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya

dengan bantuan perintah intersect. Perintah Intersect digunakan untuk menciptakan

sebuah objek baru berdasarkan perpotongan beberapa objek yang terseleksi. Langkah

- langkah untuk menciptakan objek baru menggunakan Intersect adalah sebagai

berikut :

 Klik Pick tool dan seleksi beberapa objek sumbernya.


 Klik menu Arrange Shaping Intersect


 Atau klik tombol intersect pada property bar.


 Perpotongan antar dua objek tersebut akan membentuk objek baru yang

dihasilkan dari irisan kedua obyek asli (kotak dan lingkaran)


 Klik dan geser posisi objek hasil perpotongan ke posisi lain untuk melihat hasilnya

Shape tool menggunakan fasilitas yang digunakan untuk memodifikasi

bentuk objek, seperti : melengkungkan bentuk garis objek, menambahkan dan

menghapus titik- titik pembentuk objek, meluruskan bentuk garis objek, dan

sebagainya. Pada kegiatan belajar ini akan di jelaskan fungsi dari tool yang terdapat

pada menu shape yang lebih di pergunakan untuk memodifikasi objek.

2. Kombinasi Objek


Kombinasi atau Combine objek vector itu seperti gambar dibawah ini,

maksudnya jika 2 atau lebih objek saling tumpang tindih apabila di Combine akan

menciptakan bagian objek kosong. Lebih jelasnya seperti ini yang dimaksud bagian

objek kosong, hasil Combine tersebut apabila di beri background berwarna

dibelakangnya bagian objek kosong tembus pandang dan terlihat background-nya,

coba lihat bagian dari objek yang dilingkari merah.


Untuk mencipatakan gambar diatas kita memerlukan 2 bagian objek yaitu

objek Grunge texture dan objek Text, seperti dibawah ini;


a. Pertama siapkan objek Grunge texture vector.


b. Tekan tombol F8 klik mouse diatas Grunge texture vector dan mulai mengetik,

misalkan ketik huruf "A", selanjutnya tekan tombol spasi untuk kembali ke Pick

tool, tekan tombol Ctrl+A untuk menyeleksi semua objek;


c. Nah ini langkah yang penting yaitu perintah Combine, setelah semua objek

terseleksi tekantombol Combine di Property Bar atau langkah sederhana tekan

tombol Ctrl+L di Keyboard.


d. Sehingga hasilnya seperti gambar dibawah ini.

Komentar